Jual paku kayu dan ripet termurah di Jawa, wa 081319823277

Jual paku kayu dan ripet termurah di Jawa, wa 081319823277

Dalam dunia industri banyak digunakan paku kayu dan paku ripet (paku keling/rivet). Dan kita harus memahami jenis dan ragamnya serta kegunaan paku tersebut. Kami biasa menyediakan paku merk Roda Terbang.

Jual paku kayu dan ripet termurah di Jawa, wa 081319823277
Hasil gambar untuk paku kayu
Jual paku kayu dan ripet termurah di Jawa, wa 081319823277
Hasil gambar untuk paku kayu
Jual paku kayu dan ripet termurah di Jawa, wa 081319823277

Jika kita sedang melakukan pekerjaan pembangunan rumah dan sarana lainnya baik pada konstruksi kayu maupun lainnya biasanya memerlukan paku. Untuk melakukan pekerjaan kecil yang ada hubungannya dengan kayu pasti tak lepas dari produk bahan bangunan yang bernama paku.Ada bermacam-macam jenis paku menurut bahan baku dan kegunaanya antara lain paku kayu dan triplek,paku beton, paku asbes dan seng,paku GRC dan lain sebagainya.

Jenis paku untuk kayu dan triplek ada bermacam-macam ukuran panjangnya yaitu 12cm,10cm,7cm,5cm,4cm,3cm,21/2cm dan 2cm.Jenis paku untuk beton memiliki ukuran yang sama dengan paku kayu. Perbedannya jika paku kayu terbuat dari besi yang mudah bengkok sedangkan paku beton terbuat dari baja yang tidak bisa bengkok tapi bisa patah jika tidak kuat menembus bahan yang akan dipaku. Paku beton biasanya digunaka untuk memaku beton,tembok atau kayu yang sangat keras.

Paku asbes dan seng berukuran panjan 7cm dan 5cm.Paku asbes dan seng disebut juga paku payung karena memiliki ciri khas kepalanya lebar seperti payung yang berguna supaya tidak mudah lepas dari bahan yang dipaku.Sedangkn paku GRC berukuran sekitar 21/2cm dan memiliki ciri khas kepalanya agak lebar pipih dan tipis yang berguna supaya tidak mudah lepas dan bahan yang dipaku tidak mudah retak.

Nama Barang Ukuran Kegunaan Harga perkilogram
Paku Kayu 12cm Digunakan untuk memaku kayu balok ukuran 6X12
Paku Kayu 10cm Digunakan untuk memaku kayu balok ukuran 5X10
Paku Kayu 7cm Digunakan untuk memaku kayu kaso ukuran 5X7
Paku Kayu 5cm Digunakan untuk memaku kayu papan ukuran 3X20,papan ukuran 3X30 dan kayu reng ukuran 3X4
Paku Kayu 4cm Digunakan untuk memaku kayu papan ukuran 2X20 papan cor dan kayu reng ukuran 2X3 maupun reng bambu
Paku Kayu 3cm Digunakan untuk memaku triplek berukuran tebal
Paku Kayu 21/2cm Digunakan untuk memaku triplek berukuran sedang
Paku Kayu 2cm Digunakan untuk memaku triplek berukuran tipis
Paku Payung 7cm Digunakan untuk memaku asbes gelombang
Paku Payung 5cm Digunakan untuk memaku seng gelombang dan seng talang maupun karpet talang
Paku GRC 21/2cm Digunakan untuk memaku papan semen dan eternit

Demikian pula dengan paku ripet atau paku keling sering digunakan dalam proses industrial maupun rumahan. Terkait dengan itu perlu diketahu tentang sambungan ripet, yaitu:

Sambungan rivet sering digunakan dalam:

  • Sambungan dalam konstruksi baja dan konstruksi logam ringan. Contohnya pada konstruksi jembatan.
  • Sambungan dalam instalasi kedap dan bertekanan seperti pada konstruksi ketel dan pipa bertekanan tinggi
  • Sambungan dalam instalasi kedap tanpa tekanan seperti pada tangki dan cerobong asap
  • Sambungan pada pelat-pelat logam seperti pada konstruksi kendaraan, termasuk pesawat terbang

Sambungan rivet memiliki keunggulan sebagai berikut:

  • Sambungan rivet cukup sederhana sehingga mudah dibuat. Selain itu, harga paku rivet yang murah juga menjadi kelebihannya.
  • Pemeriksaan sambungan lebih mudah
  • Sambungan rivet memang bersifat permanen namun dengan trik tertentu sambungan tersebut dapat dibuka. Salah satu trik tersebut adalah dengan memotong kepala paku rivet.

Hanya satu kelemahan metode sambungan rivet yaitu perlu dilakukan pengeboran lubang terlebih dahulu. Hal ini dapat menimbulkan risiko kemungkinan terjadinya karat di sekitar lubang yang dibuat.

Paku rivet terbuat dari bahan baja lunak, baja keras, kuningan, tembaga, atau aluminium tergantung dari jenis sambungan dan beban yang akan diterima oleh sambungan. Adapun jenis-jenisnya terbagi menjadi tiga yaitu:

  1. Paku rivet kepala utuh
  2. Paku rivet kepala setengah terbenam
  3. Paku rivet kepala terbenam

Kepala paku rivet masih dapat dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu:

  1. Tipe snap head, sering digunakan untuk pekerjaan konstruksi
  2. Tipe counter sunk head, sering digunakan dalam pembuatan kapal
  3. Tipe conical head, sering digunakan dalam pembuatan produk-produk kerajinan tangan
  4. Tipe pan head, kepala paku rivet tipe ini memiliki kekuatan yang lebih besar namun sukar dibentuk

Berdasarkan diameter dan penggunaannya, paku rivet juga dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  1. Structural rivet, memiliki diameter 12-45 mm
  2. Boiler rivet, memiliki diameter 12-50 mm
  3. Small rivet, memiliki diameter 2-10 mm

Untuk itu kami menyediakan berbagai macam jenis dan ukuran kawat seling. Bila membutuhkan kawat seling dapat klik di sini

Lokasi kantor kami ada di:

Jual as besi di jakarta,wa 081319823277

Jual as besi di jakarta,wa 081319823277

Besi Nako atau AS Kotak terdiri dari 4 jenis, yaitu Nako Polos, Nako Ulir, Nako Gilas, Nako Embos. Pada Nako Polos, masing-masing sisinya tanpa motif, sedangkan Nako Ulir, Gilas dan Embos memiliki motif di setiap sisinya. Besi Nako atau AS Kotak dari ukuran 8mm hingga 100mm dengan panjang 6M per batang.

Hasil gambar untuk as besi
Jual as besi di jakarta,wa 081319823277

Masih banyak orang — orang yang belum mengetahui perbedaan besi dan baja. Padahal selama ini besi dan baja ini adalah logam yang paling banyak digunakan oleh manusia untuk berbagai keperluan seperti pembuatan konstruksi bangunan yang kini semakin hari semakin meningkat saja.

Besi dan baja banyak digunakan karena memang sifat mekaniknya yang begitu cocok untuk keperluan konstruksi bangunan, kendaraan, dll. Dan selain memiliki daya kekuatan yang sangat kuat besi dan baja ini memiliki sifat keuletan yang memadai. Profil baja yang sering digunakan di konstruksi adalah WF, H-Beam, UNP, dll.

Selain itu besi dan baja juga jumlahnya di bumi cukup banyak dan mudah sekali di dapat. Apalagi pengolahannya juga tidak susah dan produknya mudah dikerjakan.

Hal inilah yang membuat besi dan baja ini harganya relatif murah untuk keperluan — keperluan seperti konstruksi bangunan.

Perbedaan Besi dan Baja

Besi dan baja sendiri tidaklah sama. Memang jenis logamnya serupa yakni termasuk ke dalam unsur Fe (ferrum) yaitu logam ferrous yang berbahan dasar unsur Fe namun keduanya tidaklah sama. Kalau besi itu merupakan material alami yang terbuat dari unsur Fe.

Alasannya adalah bahwa besi murni mudah reaksi dengan oksigen di udara.

Kelemahan utama besi sebagai bahan konstruksi adalah bereaksi dengan udara lembab (dalam proses yang disebut karatan) untuk membentuk oksida warna coklat-merah yang kita sebut karat.

Besi juga bereaksi dengan banyak cara lain, seperti dengan unsur mulai dari karbon, sulfur, silikon dan juga halogen seperti klorin.

Berbeda dengan baja yang merupakan material buatan yang bukan hanya berasal dari unsur besi saja melainkan merupakan berbagai macam paduan unsur seperi besi, mangan, fosfor, karbon, silikon, sulfur, dan sedikit alumunium, nitrogen, dan oksigen dengan kandungan karbon sebanyak 0,2 hingga 2,1 %.

Nah unsur C atau unsur karbon inilah yang sangat mempengaruhi tingkat kekerasan dan kekuatan daya tari dari suatu material yang hubugannya berbanding lurus jadi jika suatu produk kandungan karbonnya semakin besar maka material tersebut juga memiliki tingkat kekerasan dan daya tarik yang semakin besar.

Perbedaan lain yang mencolok sebagai perbedaan besi dan baja adalah pada kekuatannya. Kekuatan material baja lebih besar dibandingkan besi begitu pula dengan tingkat keuletannya. Bahkan kekuatan dari baja ini bisa mencapai 1000 kali lebih kuat dibandingkan dengan material besi murni. Namun daya redam baja lebih kecil jika dibandingkan dengan material besi.

Nah demikianlah beberapa informasi mengenai perbedaan besi dan baja. Pada dasarnya besi dan baja memang sangat bermanfaat sekali untuk berbagai keperluan kita. Perbedaan karakteristik besi dan baja ini membuat keduanya memiliki spesifikasi penggunaan yang berbeda-beda.

Untuk pemesanan dapat klik  disini

Lokasi kami:

Jual fitting di jakarta,wa 081319823277

Jual fitting di jakarta,wa 081319823277

Pipe Fitting (sambungan pipa) adalah sebuah benda yang dipergunakan untuk menyambung dua buah pipa atau lebih dan bisa berbentuk elbow,tee,reducer dan lain-lain.Dalam kesempatan kali ini yang saya bahas adalah mengenai fitting untuk pipa baja.

Dalam proses menyambung pipa baja menggunakan fitting, tentunya akan di pelajari terlebih dahulu apakah sambungan yang akan dibuat tersebut bersifat tetap dan tidak bisa dibuka atau sambungan tersebut diinginkan sewaktu-waktu dapat dibuka untuk keperluan maintenance atau perbaikan.

Oleh karena itulah sambungan pipa atau fitting ini secara garis besar terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Welded Component
2. Threaded Component

Welded Component

Welded component yaitu fitting yang disambung pada pipa dengan dengan cara di las (welding), sehingga sambungannya menjadi tetap dan tidak dapat dibuka.
Fitting ini biasa digunakan pada main line pipe.

Fitting jenis ini terbagi lagi menjadi 2, yaitu:

a. Butt welded component

yaitu proses pengelasannya langsung pada butt dari pipa dan fitting.
Bentuk fittingnya seperti gambar di bawah ini:

b. Socket welded component

yaitu fitting yang disambung dengan cara memasukkan socket fitting pada pipa kemudian dilakukan pengelasan pada bagian fillet dari pertemuan antara pipa dan fitting.
Bentuk fittingnya seperti berikut :

 

Threaded Component

Threaded Component yaitu fitting yang disambung pada pipa dengan cara diulir sehingga jika diperlukan suatu saat bisa dilepas.
Dengan menggunakan fitting jenis ini pipa yang disambung dapat di buka kembali. Dan ini memudahkan untuk proses perbaikan atau maintenance.
Fitting jenis ini biasa digunakan pada perpipaan mesin,compressor,pipa perhotelan dan lain-lain.Bentuk threaded component seperti tampak pada gambar di bawah ini :

 

 

Macam-macam Pipe Fitting (sambungan pipa)

 

Secara garis besar sambungan pipa (pipe fitting) sudah dijelaskan di atas,adapun sambungan pipa secara keseluruhan yang harus diketahui seorang pipe fitter adalah sebagai berikut :

1.Cap

          2.Concentric Reducer
3.Concentric Tee
4.Cross
5.Coupling
6.Elbow SR/LR
7.Elbow SR/LR Return 180
8.Equal Tee
9.Half Coupling
10.Reducing Tee
11.Union
12.Dan lain-lain.
Untuk pemesanan dapat klik disini
Lokasi kami:

Jual bolt nut di jakarta,wa 081319823277

Jual baut mur paku rippet sekrup murah di jabodetabek, wa 081319823277

Jual bolt nut di jakarta,wa 081319823277

Baut (Bolt) merupakan suatu batang atau tabung yang membentuk alur heliks atau tangga spiral pada permukaannya dan mur (Nut) adalah pasangannya. Fungsi utama bolt & nut adalah menggabungkan beberapa komponen sehingga tergabung menjadi satu bagian yang memiliki sifat tidak permanen. Maka dari itu komponen yang menggunakan sambungan ini dapat dengan mudah dilepas dan dipasang kembali tanpa merusak benda yang disambung.

Sebagian besar baut dan mur digunakan sebagai pengerat dengan memutar searah dengan jarum jam yang disebut dengan ulir kanan. Sedangkan baut dan mur dengan ulir kiri digunakan pada kebutuhan tertentu yang berlawanan dengan arah jarum jam, seperti pedal pada sepeda.

Jual baut mur paku rippet sekrup murah di jabodetabek, wa 081319823277
Jual bolt nut di jakarta,wa 081319823277

Bolt & nut banyak dipergunakan dalam industri otomotif dan konstruksi. Seringkali kita temukan komponen ini dalam kendaraan bermotor baik itu mobil maupun motor serta menjadi bagian dalam pembuatan jembatan dan kontruksi lainnya. Selain itu, baut dan mur juga digunakan dalam pembuatan mesin.

Ada jenis bolt nut yang sering digunakan pada kegiatan konstruksi, otomotif maupun lainnya sesuai dengan kebutuhannya. Berikut ini adalah jenis-jenis baut dan mur.

  1. Carriage Bolts

Carriage bolts, banyak digunakan pada penyambungan komponen jenis kayu. Baut ini memiliki kepala berbentuk kubah dan memiliki bentuk empat persegi pada bagian lehernya. Bentuk persegi pada bagian leher ini berfungsi untuk mempererat komponen yang disambungkan dengan menekan masuk ke dalam kayu sehingga menghasilkan ikatan yang kuat.

  1. Square Head Bolts

Square head bolts menjadi salah satu jenis baut yang menjadi favorit untuk digunakan. Baut dengan kepala berbentuk segi empat ini  pada umumnya digunakan untuk pada industri berat dan pekerjaan konstruksi.

  1. Flange Bolts

Flange bolts adalah jenis baut yang pada bagian bawah kepala bautnya terdapat bubungan (flens). Flens ini didesain untuk memberikan kekuatan pada baut seperti menggunakan washer. Material dalam baut ini beragam, mulai dari besi biasa hingga baja hitam.

  1. Hex bolts

Hex bolts, merupakan baut yang umum digunakan ditemukan pada pekerjaan konstruksi maupun perbaikan. Baut ini memiliki ciri umum yaitu kepala yang memiliki bentuk segi enam (hexagonal). Hex bolts memiliki sifat atau bahan baku tertentu sesuai dengan penerapannya pada sebuah komponen yang akan dihubungkan. Bahan baku pembuatan baut ini diantaranya adalah ; stainless steel, carbon steel, dan alloy steel yang dilapisi dengan kadium atau seng plating untuk menghindari terjadinya korosi.

Aplikasi untuk baut yang memiliki bentuk kepala segi enam ini  sangat bervariasi, mulai dari eksterior, otomotif untuk kelautan; pesisir, dan lingkungan yang bersuhu tinggi.

Mur tak mau kalah dengan baut yang memiliki berbagai jenis dan model sesuai dengan kebutuhannya. Mur juga memiliki berbagai jenis model dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan serta fungsinya. Berikut adalah beberapa tipe kepala yang dimiliki oleh mur, diantaranya adalah :

  1. Mur Segi Enam

Mur segi enam (hexagonal plain nut). Digunakan pada semua keperluan industri.

  1. Castellated nut

Mur dengan kepala berbentuk mahkota atau dengan slot pengunci (castellated nut & slotted nut) ini merupakan jenis mur yang dilengkapi dengan mekanisme penguncian. Kepala mur jenis ini bertujuan untuk mengunci posisi mur untuk tidak mengubah posisi yang telah ditentukan.

  1. Mur Pengunci

Terakhir adalah mur pengunci (lock nut), merupakan mur yang memiliki ukuran lebih tipis dibandingkan mur pada umumnya. Mur pengunci biasanya dipasangkan di bawah mur utama yang berfungsi sebagai pengunci.

Untuk pemesanan dapat klik di sini

Lokasi kami ada di:

Cari paku murah di jakarta,wa 081319823277

Cari paku murah di jakarta,wa 081319823277

Paku adalah logam keras berujung runcing, umumnya terbuat dari baja, yang digunakan untuk melekatkan dua bahan dengan menembus keduanya.Paku umumnya ditembuskan pada bahan dengan menggunakan palu atau nail gun yang digerakkan oleh udara bertekanan atau dorongan ledakan kecil.

Cari paku murah di jakarta,wa 081319823277

Salah satu benda yang berperan penting dalam pembuatan sebuah bangunan adalah paku. Paku bangunan berfungsi sebagai ‘perekat’ dinding dan atap pada kerangka rumah agar kokoh dan tidak mudah terlepas. Benda ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Paku bangunan terbuat dari logam keras yang solid. Bentuknya yang runcing pada bagian ekor membuatnya bisa menembus benda padat, mulai dari material papan hingga beton. Berdasarkan bentuk dan fungsi, paku bangunan dibedakan berdasarkan pada material apa benda ini digunakan.

Agar tidak salah dalam memilih, berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis paku berdasarkan bentuk dan fungsinya.

Paku untuk Material Kayu

Jenis paku ini hanya bisa digunakan untuk furnitur dan bangunan yang terbuat dari kayu seperti papan, balok, dan tripleks. Dibandingkan beton, material kayu cenderung lebih mudah ditembus. Dari segi bentuk dan kekuatan, paku untuk material kayu relatif ramping dan memiliki daya tembus lebih rendah.

Berdasarkan panjang, variasi yang umum tersedia di pasaran adalah ukuran 2 cm, 3 cm, 4 cm, 5 cm, 7 cm, 10 cm, hingga 12 cm. Tiap ukuran memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya, yang 2 dan 3 cm untuk material jenis tripleks. Kemudian, paku 12 cm biasanya digunakan untuk memaku bahan bangunan jenis balok yang lebih tebal.

Dalam memilih, sebaiknya diperhitungkan juga ketebalan bahan bangunan (papan atau balok). Jika salah ukuran, paku akan bengkok dan daya rekat akan berkurang dan tidak kuat.

Paku untuk Material Seng

Paku untuk material seng lebih dikenal dengan sebutan paku payung. Sesuai dengan namanya, kepala paku memang menyerupai payung. Agar tidak terlalu kontras, paku payung umumnya berwarna keperakan, yakni sama dengan warna seng.

Karena bahan bangunan jenis seng memiliki kontur permukaan yang bergelombang, air akan mudah menyusup masuk melalui celah tempat tertancapnya paku dan menyebabkan kebocoran. Dengan kepala yang menyerupai payung, kebocoran tentu bisa dihindari.

Untuk panjang, pilihan paku seng yang tersedia biasanya berukuran 7 dan 10 cm. Walaupun harga paku payung relatif sedikit lebih mahal dari paku untuk material kayu, beberapa orang juga tetap menggunakannya untuk papan. Alasan utama mereka adalah untuk bangunan yang lebih kokoh.

Paku untuk Material Beton

Jenis yang terakhir adalah paku beton atau paku yang khusus untuk material bangunan yang terbuat dari jenis semen dan eternit. Paku beton terkenal dengan daya tembusnya yang kuat. Jenis yang satu ini memang ditujukan untuk bisa menembus benda keras.

Dari segi kualitas, paku beton terbagi menjadi dua: putih dan hitam. Paku beton putih dikenal lebih kuat dibandingkan yang berwarna hitam. Ukuran yang umum tersedia di pasaran adalah 2,5-2,5 sentimeter untuk yang berwarna putih dan 3–7 cm untuk paku berwarna hitam.

Bagi Anda yang memiliki rumah dengan dinding yang terbuat dari bahan semen, Anda bisa menggunakan paku jenis ini untuk keperluan seperti membuat gantungan lukisan, pakaian, dan kabel, rak, hiasan rumah, atau benda lainnya.

Itulah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis paku. Setelah mengetahui jenis dan fungsinya, sekarang Anda sudah bisa menentukan paku jenis apa yang akan Anda gunakan untuk keperluan di rumah. Dalam memilih, selain berdasarkan efektivitas atau kecocokan antara paku dan material bangunan, pastikan untuk melihat dari segi efisiensinya juga.

Untuk pemesanan dapat klik disini

Lokasi kami ada di:

Jual baut mur lengkap di jakarta,wa 081319823277

Jual baut mur paku rippet sekrup murah di jabodetabek, wa 081319823277

Jual baut mur lengkap di jakarta,wa 081319823277

Baut atau sekrup adalah suatu batang atau tabung dengan alur heliks pada permukaannya. Penggunaan utamanya adalah sebagai pengikat (fastener) untuk menahan dua objek bersama, dan sebagai pesawat sederhana untuk mengubah torsi (torque) menjadi gaya linear. Baut dapat juga didefinisikan sebagai bidang miring yang membungkus suatu batang.

Jual baut mur paku rippet sekrup murah di jabodetabek, wa 081319823277
Jual baut mur lengkap di jakarta,wa 081319823277

Konstruksi baut terdiri atas batang berbentuk silinder yang memiliki kepala pada salah satu ujungnya, dan terdapat alur di sepanjang (ataupun hanya di bagian ujung) batang silinder tersebut. Baut terbuat dari bahan baja lunak, baja paduan, baja tahan karat ataupun kuningan. Dapat pula baut dibuat dari bahan logam atau paduan logam lainnya untuk keperluankeperluan khusus.

Bentuk kepala baut yang umum digunakan adalah :

  • segi enam (hexagon head). Kepala baut berbentuk segi enam merupakan bentuk yang paling banyak digunakan.
  • segi empat (square head). Baut dengan kepala berbentuk segi empat pada umumnya digunakan untuk industri berat dan pekerjaan konstruksi.

Berbagai jenis baut yang umum terdapat di pasaran adalah sebagai berikut :

  • Carriage bolts, atau juga disebut plow bolts. banyak digunakan pada kayu. Bagian kepala carriage bolts berbentuk kubah dan pada bagian leher baut berbentuk empat persegi. Pada saat baut dikencangkan, konstruksi leher baut yang berbentuk empat persegi tersebut akan menekan masuk ke dalam kayu sehingga menghasilkan ikatan yang sangat kuat.
    Carriage bolts dibuat dari berbagai bahan logam dan terdapat berbagai ukuran yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai pekerjaan.
  • Flange bolts, merupakan jenis baut yang pada bagian bawah kepala bautnya terdapat bubungan (flens). Flens yang terdapat pada bagian bawah kepala baut didesain untuk memberikan kekuatan baut seperti halnya bila menggunakan washer. Dengan kelebihannya tersebut maka penggunaan flange bolts akan memudahkan mempercepat selesainya pekerjaan.
  • Hex bolts, merupakan baut yang sangat umum digunakan pada pekerjaan konstruksi maupun perbaikan. Ciri umum dari hex bolts adalah bagian kepala baut berbentuk segi enam (hexagonal).
    Hex bolts dibuat dari berbagai jenis bahan, dan setiap bahan memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda. Cara terbaik yang dapat dilakukan dalam memilih hex bolts yang akan digunakan adalah dengan memilih bahan hex bolts disesuaikan dengan persyaratan-persyaratan teknis dari konstruksi yang akan dikerjakan. Beberapa bahan yang digunakan untuk hex bolts di antaranya : stainless steel, carbon steel, dan alloy steel yang disepuh cadmium atau zinc untuk mencegah karat.
  • Lag bolts, merupakan baut dengan ujung baut berbentuk lancip, menyerupai konstruksi sekrup. Lag bolts kebanyakan digunakan pada pekerjaan konstruksi lapangan.
  • Shoulder bolts, merupakan baut yang pada umumnya digunakan sebagai sumbu putar. Konstruksi shoulder bolts memungkinkan digunakan pada sambungan maupun aplikasi yang dapat bergerak, bergeser, bahkan berputar. Shoulder bolts dapat digunakan pada berbagai komponen yang terbuat dari logam, kayu, dan bahan-bahan lainnya. Dikarenakan sering digunakan sebagai sumbu tumpuan, maka shoulder bolts dibuat dari bahan logam yang memiliki ketahanan terhadap gesekan.

untuk pemesanan dapat klik disini

lokasi kami:

Butuh fitting-fitting stainless steel murah berbagai ukuran di jakarta,wa 081319823277

Butuh fitting-fitting stainless steel murah berbagai ukuran di jakarta,wa 081319823277

Pengertian fitting dalam pekerjaan pemipaan adalah sebuah bagian dari instalasi pemipaan yang berfungsi sebagai penyambung antar pipa dan sebagai bagian akhir pemipaan / outlet fitting. Banyak jenis fitting yang harus kita kenal dalam instalasi. Fitting merupakan salah satu pemain utama dalam pemipaan,

Butuh fitting-fitting stainless steel murah berbagai ukuran di jakarta,wa 081319823277

Ada berbagai jenis fitting, ada yang berbahan stainless steel atau pun steel. Diantaranya yaitu:

FITTING LAS
– Elbow Las
Elbow Las SGP,
Elbow Las STD,
Elbow Las SCH 40,
Elbow Las SCH 80, dan
Elbow Las SCH 160.

– Tee Las
Tee Las SGP,
Tee Las STD,
Tee Las SCH 40,
Tee Las SCH 80, dan
Tee Las SCH 160.

– Reducer Las
Reducer Las SGP,
Reducer Las SCH 40,
Reducer Las SCH 80.

– Dop Las
Dop Las SGP,
Dop Las SCH 40,
Dop Las SCH 80.

Merek Fitting Las :
FKK, Ricon, Benkan, Import

FITTING DRAT
– Elbow Drat
– Tee Drat
– D-nepple Drat
– Socket Drat
– Dop Drat
– Reducer Drat
– V-ring Drat

Jenis Fitting Drat :
#150
#300
#3000

Merek Fitting Drat :
TSP, JZ, Galunggung, Import

FLANGE
– Flange Jis
Flange Jis 10K,
Flange Jis 16K, dan
Flange Jis 20K.

– Flange Slip On :
Flange Slip On #150,
Flange Slip On #300, dan
Flange Slip On #600.

– Flange PN :
Flange PN 10,
Flange PN 16,
Flange PN 25, dan
Flange PN 40.

– Flange Welding Neck :
Flange WN #150,
Flange WN #300,
Flange WN #600, dan
Flange WN PN16.

VALVE
– Gate Valve
– Ball Valve
– Globe Valve
– Check Valve
– Strainer Valve
– Butterfly Valve
– Foot Valve
– Flexible Rubber
– Preassure Gauge

Merek Valve :
Kitz, Showa, Yone, Arita, Tozen, Yuta, Nagano, Yoshitake, Wika, Gala, Onda, Mizu, Honeyweel, Impor

Untuk pemesanan dapat klik disini

Lokasi kami dapat dilihat di:

Jual paku berbagai ukuran murah di jakarta,wa 081319823277

Jual paku berbagai ukuran murah di jakarta,wa 081319823277

Paku adalah logam keras berujung runcing, umumnya terbuat dari baja, yang digunakan untuk melekatkan dua bahan dengan menembus keduanya atau bisa juga dikatakan benda bulat panjang dari logam besi yang berkepala dan berujung runcing.

Namun jika bicara fungsi dan manfaat paku, benda kecil ini memiliki sangat banyak sekali manfaatnya. Hampir semua jenis konstruksi membutuhkan paku sebagai alat bantu proses konstruksi, pembangunan apapun seperti rumah, hotel, apartemen, gedung pencakar langit, jembatan besi, jembatan kayu, dan bangunan jenis lain semuanya pasti menggunakan paku.

Paku punya ukuran yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya, namun dari sisi bentuk tidak beda-beda jauh. Perbedaan paku dapat kita lihat dari bahan material paku, ada yang terbuat dari besi biasa ada juga dari besi baja sementara jaman dulu paku dibuat dari kayu.

Biasanya paku yang terbuat dari besi biasa digunakan untuk memaku kayu, triplek, papan, sementara yang terbuat dari besi baja umumnya digunakan untuk dinding beton, atau benda yang lebih keras dari papan.

Jenis paku terdiri dari:

 Paku Beton Putih
Paku baja beton putih dibuat dari besi baja berkekuatan tinggi, dengan tujuan agar paku ini bisa menembus semen “concrete” atau dinding beton yang keras. Paku beton ini paling banyak digunakan untuk keperluan pemakuan pada dinding beton sekalipun bisa digunakan pada kebutuhan lain.


2. Paku Kayu
Kalau bicara harga, paku beton ini dihargai lebih mahal dibanding paku kayu atau paku lainya, karena kualitas nya yang lebih kuat dibandingkan paku lain.

1. Paku Beton Hitam
Ilustrasi pada gambar ke dua adalah Paku Baja Hitam, paku ini memiliki kekuatan yang hampir sama dengan paku baja putih di atas. Perbedaannya adalah dari sisi penggunaan, kalau paku baja putih umumnya digunakan untuk keperluan membuat gantungan di dinding atau sebagai pengait kawat, kalau paku di bawah ini umumnya digunakan sebagai paku untuk pengait kabel.

Pernah melihat pengait kabel yang ada di dinding gak? pengikat kabel yang berwarna putih, terbuat dari plastik. Agar plastik pengikat kabel tersebut bisa menempel di dinding beton tentu harus dipaku, kalau menggunakan lem pasti gak akan kuat. Untuk mengatasi hal ini maka digunakan paku baja hitam yang bisa menembus dinding beton.

Paku kayu sudah menjadi satu kebutuhan pokok dalam dunia konstruksi, mau konstruksi apapun itu coba anda cek di lokasi, ada paku kayu gak ? saya pastikan ada.

Fungsi paku kayu sangat banyak sekali, untuk memaku papan, triplek, kayu balok dan kebutuhan pemakuan material kayu jenis lain, hampir semuanya menggunakan paku jenis ini. Memang kalau kita bicara tentang kekuatan atau daya tembus paku ini masih kalah dengan kedua paku di atas.

Akan tetapi di dunia rekayasa atau dunia engineering, ada slogan yang mengatakan “Kalau bisa pakau material dengan kekuatan sedang dan harga lebih murah, ngapain harus pakai material yang berkekuatan tinggi dengan harga yang mahal”, dengan kata lain
Kalau bisa pake paku kayu, kenapa harus paku beton :).

3. Paku Payung

Paku ke empat ini adalah paku payung, paku yang berbentuk seperti payung, runcing dibawah di atas ada payung nya. Payung tujuannya adalah untuk menghindari basah apabila kita sedang berjalan dibawah hujan. Paku payung ini juga punya prinsip yang sama dengan payung.

Paku payung digunakan untuk memaku seng yang konturnya bergelombang, kalau seng atap rumah dipaku dengan menggunakan paku biasa maka resiko bocornya atap rumah akan tinggi, karena lubang yang dihasilkan paku tersebut tidak tertupi, sehingga beresiko masuknya air. Untuk mengatasi hal itu, maka para engineer membuat paku payung seperti gambar di bawah ini, sehingga rongga yang dihasilkan oleh paku ini dapat terpayungi oleh payung paku, jadi air hujan tidak merembes ke dalam.

Untuk pemesanan bisa klik disini

Lokasi kami:

Jual aneka fitting-fitting murah di jakarta, wa 081319823277

Jual aneka fitting-fitting murah di jakarta, wa 081319823277

Fitting dibagi dalam berbagai jenis, fitting fitting tersebut akan sangat berperan dalam sebuah sistem pemipaan. Lalu apakah fitting itu? Fitting adalah salah satu komponen pemipaan yang memiliki fungsi untuk merubah aliran, menyebarkan aliran, membesar atau mengecilkan aliran. Fitting merupakan salah satu pemain utama dalam pemipaan, karenanya kita akan selalu menggunakan komponen ini.

Jual aneka fitting-fitting murah di jakarta, wa 081319823277

 

Adapun jenis dari fitting antara lain adalah.
1. Fitting Ebow

Elbow adalah jenis fitting yang pertama, elbow merupakan komponen pemipaan yang berfungsi untuk membelokan arah aliran. Layaknya tikungan kalau kita sedang berada di jalan, tikungan tersebut mau tidak mau membuat kita berbelok arah ketika melaluinya, begitu pula elbow yang bertugas untuk membelokan aliran fluida. Elbow terdiri dari dua jenis yang paling umum yaitu 45 dan 90 derajat. Untuk memperoleh sudut di selain sudut diatas, terkadang elbow tersebut di potong. Atau bisa juga dengan mengunakan dua elbow yang disatukan untuk memperoleh sudut tertentu.

Dipasaran, elbow dibagi menjadi dua tipe, tipe sort radius dan long radius. Namum umumnya digunakan long radius, yang memiliki diameter belokan 1.5 kali NPS (nominal Pipe size)nya. Ada pula yang sampai dengan 3D atau bahkan 6D, yang biasa digunakan untu flare.

Contoh menghitung radius elbow seperti ini, kita menghitung pipa yang dengan diameter 2″. Maka radiusnya adalah,1.5 x 2″ = 3 ” (76.2 mm), yang dikalikan adalah nominal diameter dari pipa nya, NPSnya, bukan actual diameter dari pipanya seperti yang peranah saya singgun di sejarah dan teori dasar piping.

Elbow pada umumnya memiliki diameter yang sama antara masukan dan keluaran, walaupun ada juga yang memiliki ukuran berbeda, yang kita sebut dengan reducing elbow. Selain itu, ada satu komponen fitting yang mirip elbow, sama sama berfungsi untuk membelokan aliran, namun di buat dari potongan pipa, kita menyebutnya dengan miter.

2. Fitting Tee

Tee dalam fitting bertugas untuk membagi aliran, adalah koneksi fitting yang memiliki cabang. Biasanya cabangnya ini ukurannya sama dengan ukuran pipa utamanya, kita menyebutnya dengan straight tee. Sedangkan kalau berbeda, kita menyebutnya dengan reducing tee.

Seperti kalau di jalan, kalau tee ini kita analogikan sebagai pertigaan. Ngomong tentang pertigaan, berarti tidak semua nya harus tegak lurus dong? Benar, memang ada tee yang tidak tegak lurus, ia membentuk sudut 45 derajat. Kita mengenalnya dengan lateral Tee, yang penggunaanya biasanya untuk pressure yang rendah.

Kalau ada pertigaan, berarti ada perempatan dong? loh lama lama ko malah mbahas jalan, nanti bisa bisa nanya ada lampu merah juga dong.. hehe, sudah cukup sampai di perempatan, kita turun di perempatan. Dalam fitting juga ada perempatan, kita mengenalnya dengan crosses. Namun pengunaan crosses ini amat sangat jarang, diperuntukan hanya untuuk space yang terbatas.

3. Fitting Reducer

Reducer, sesuai namanya fitting jenis ini bertugas untuk me-reduce (mengurangi) aliran fluida. Mengurangi disini bukan seperti valve, tapi ukuran pipanya saja yang berkurang. Jadi reducer ini akan bertugas untuk mengabungkan dari diameter yang lebih besar ke yang kecil, atau sebaliknya.

Dalam reducer ini, kita akan mengenal dua jenis reducer yaitu concentrik reducer dan satu lagi adalah eccentrik reducer. Keduanya memiliki peran yang berbeda, kita akan membahasnya lebih dalam di artikel perbedaan eccentrik dan concentrik reducer.

4. Stub-in

Stub-in, adalah jenis fitting yang fungsinya mirip dengan tee, yaitu membagi aliran. Bedanya dengan tee, kalau tee adalah item yang terpisah, ia mengabungkan beberapa pipa. namun kalau stub-in, percabangan langsung dari pipa utamanya yang fungsinya mengantikan reducing tee.

5. Fitting Cap

Pipe caps fitting berfungsi untuk menghentikan aliran pada ujung pipa, fitting ini di las langsung pada pipa utama. Ada juga penutup aliran fluida yang dapat di bongkar dan dilepas, namun biasanya menggunakan sambungan flange, lebih tepatnya blind flange.

Bila berminat silahkan klik disini.

Lokasi kami ada di:

Flange stainless steel paling murah di jakarta,wa 081319823277

Flange stainless steel paling murah di jakarta,wa 081319823277

Flanges adalah suatu komponen yang digunakan untuk menggabungkan antara dua element pipa dengan valve atau pipa dengan equipment lainnya menjadi satu kesatuan yang utuh dengan menggunakan baut sebagai perekatnya.
Flange untuk pipa memiliki jenis dan ukuran yang bervariasi tergantung spesifikasi. Begitu pula dengan bahan dasarnya. Ada yang terbuat dari bahan stainless steel, besi, pvc.
Flange stainless steel paling murah di jakarta,wa 081319823277
Flange stainless steel paling murah di jakarta,wa 081319823277
Apa fungsi flange itu? Fungsi Flanges adalah sebagai komponen sambungan perpipaan untuk memudahkan pekerjaan,perawatan,perbaikan ataupun untuk penggantian equipment lain tanpa merusak komponen yang bersangkutan.
Jenis-jenis flange:
  1. Jenis flange berdasarkan ukuran (dimensi) ANSI,misalnya: ANSI#150,ANSI#300,ANSI#600 dan seterusnya.
  2. Jenis flange berdasarkan scedule,misalnya: sch 30,sch 40,sch 80,sch XS (extra strong) dan lain-lain.
  3. Jenis flange berdasarkan tipe face pada pipa,misalnya:type flat face,type raised face dan ring type joint.
  4. Jenis flange berdasarkan bentuknya menurut ANSI.
Yang perlu dijelaskan di sini adalah jenis flange berdasarkan bentuknya menurut ANSI,karena ini point utama yang harus diketahui seorang fitter atau pipe fitter.Bukan berarti yang lain tidak penting tapi setelah tahu bentuknya baru kemudian melihat ANSI berapa atau scedule berapa.

Jenis flange berdasarkan ukurannya (NPS)

Flange juga dapat dibagi menurut ukuran pipanya. Jadi antara satu pipa dengan pipa lainya yang ukurannya berbeda, jenis flangenya pun berbeda. Dalam artikel sejarah dan teori dasar pemipaan, disinggung bahwa untuk menyebut ukuran dalam pipa kita mengenalnya dengan istilah NPS. NPS adalah kependekan dari nominal pipe size, yaitu suatu ukuran nominal yang digunakan untuk membedakan pipa.

Kembali mengenai flange, pembagian jenis flange beradarkan NPSnya kita akan mengenal ukuran ½”, ¾”, 1”, 2” … 10”, 12”… 24” dan seterusnya, mengikuti ukuran dari pipa yang akan di pasangkan flange. Saya tidak mebahasnya secara detail pembagian jenis flange ini karena cukup mudah untuk dipahami.

Pertanyaan selanjutnya, Kalau memang flange di bedakan beradarkan NPSnya, apakah flange dibedakan juga melalui schedule nya seperti halnya pipa? ternyata tidak, hanya flange jenis weldneck lah yang memiliki schedulue.

Berdasarkan ansi, flange dibedakan jenisnya menjadi :

1. Flange Tipe Weldneck

Weldneck flange, flange jenis ini memiliki ciri yang amat ketara yaitu penyambungan flangenya mengunakan las. Flange jenis ini biasa dan paling banyak digunakan dalam sebuah plant, karena sifatnya mudah untuk disambungkan dengan pipa. Flange jenis ini dapat digunakan untuk pressureyang tinggi, baik untuk temperature rendah atau tinggi.

2. Flange Tipe Slip-on dan Lap Joint

Untuk tipe flange slip–on, sebenarnya hampir mirip bentuknya dengan jenis flange lap joint. Kedua jenis flange ini sama sama memasukan pipa utamanya ke dalam flange, bedanya kalau slip on si pipa tidak sampai keluar dari flange, sedangakan tipe lap joint, ada sisi pipa yang keluar dari flange, dan sisi samping dalam flangenya pun biasanya radial.

Dalam slip on, flange hanya masuk sebagain, sisi luar dan dalamnya akan di las. Oleh karena si pipa itu masuk ke dalam flange, maka diametar dalam slip on harus lebih besar daripada diameter outside si pipa, lihat gambar di bawah.

Dalam beberapa literatur, slip opening ada yang menyebutnya dengan sleeve opening.

Untuk lap joint flange sendiri, jenis flange ini biasanya digunakan untuk pipa yang sering dibongkar, atau di dimana fluida tidak diperkenankan kontak dengan las lasan atau tipe penyambungan lainya. Karena pipa ini tidak di las, maka penyambungannya dapat di puntir tanpa memikirkan posisi
bautnya. Jenis flange ini tidak bisa disarankan untuk pressure yang tinggi.

3. Flange Tipe Threaded (ulir)

Seperti namanya, jenis flange ini memiliki tipe penyambungan mengunakan ulir. Biasanya digunakan untuk system yang sangat rawan kebakaran kalau mengunakan las, disamping itu flange tipe ini harganya lebih murah.

4. Flange Tipe Soket

Soket flange, jenis flange ini mirip dengan slip on, hanya saja pada sisi terluar dari flange terdapat tahanan yang menyebabkan pipa yang dimasukan ke dalamnya tidak tembus.

5. Reducing Flange

Reducing flange, jenis flange yang satu ini memiliki fungsi untuk mengabungkan pipa yang memiliki diameter berbeda.

6. Blind Flange

Blind flange adalah jenis flange yang berfungsi untuk menutup aliran, seperti halnya cap dalam fitting. Jenis flange ini rata, tidak ada apapanya karena memang berfungsi untuk menutup.

Lalau kenapa aliran itu di tutup? Bisa jadi pipa yang di tutup alirannya di maksudnya untuk dilakukan maintenance kemudian hari, atau memang aliran itu di tutup untuk akeses manusia. Untuk akeses manusia? Iya, seperti dalam nozzle, biasanya ada manhole yang di tutup dengan blind flange.

 

Untuk pemesanan dapat klik disini
Lokasi kami: